Syawalan 1447 H Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan: Momentum Mempererat Silaturahmi dan Menguatkan Komitmen Pendidikan
Makassar — Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Syawalan 1447 Hijriah pada hari Rabu, 13 Syawal 1447 H/1 April 2026 M yang bertempat di Aula Sitti Ramlah Azies Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah di lingkungan keluarga besar pesantren setelah menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Badan Pembina, Pimpinan, Guru serta Karyawan Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan. Suasana kebersamaan dan kehangatan terasa dalam kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini, sebagai wadah saling memaafkan sekaligus memperkokoh hubungan kekeluargaan di antara seluruh elemen pesantren.

Dalam sambutannya, Direktur Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulsel, Dra. Masriwaty Malik, M.Th.I, menyampaikan laporan berbagai program yang telah terlaksana selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di antaranya Daurah Tahfidz, Muballighat Hijrah, serta Pengajian Ramadhan yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan keilmuan, spiritualitas, dan kemampuan dakwah para santriwati.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan kabar membanggakan terkait prestasi akademik santriwati. Sebanyak 16 santriwati Madrasah Aliyah dan 21 santriwati SMA Ummul Mukminin berhasil lulus Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri melalui Jalur Prestasi (SNBP/SN-PTN) dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Pencapaian ini menjadi bukti kesungguhan para santriwati dalam menuntut ilmu serta hasil dari pembinaan pendidikan yang berkesinambungan di lingkungan pesantren.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulsel, Prof. Hj. Siti Aisyah Kara, M.A., Ph.D, dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi di antara seluruh keluarga besar pesantren sebagai pondasi dalam membangun lembaga pendidikan yang kokoh dan berkemajuan. Beliau juga mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pesantren, serta pemaksimalan output pendidikan agar Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin mampu terus melahirkan generasi muslimah yang unggul di berbagai bidang.

Kegiatan Syawalan ini juga diisi dengan Hikmah Syawalan yang disampaikan oleh Dr. Dahlan Lamabawa, M.Ag, selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dalam penyampaiannya, beliau mengangkat tema tentang pentingnya menjaga dan merawat silaturahim dalam kehidupan umat Islam, terutama setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh dengan nilai penyucian diri dan penguatan hubungan antar sesama.
Beliau menjelaskan bahwa silaturahim merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Selain memperkuat hubungan persaudaraan, silaturahim juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kasih sayang, menghilangkan permusuhan, serta memperkuat persatuan umat. Dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus terus dipelihara.
Dr. Dahlan juga mengingatkan bahwa Idulfitri dan Syawal bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, saling memaafkan, serta memperbaharui komitmen untuk hidup dalam kebersamaan. Ia menegaskan bahwa silaturahim tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pertemuan fisik, tetapi juga melalui sikap saling menghargai, saling mendoakan dan menjaga komunikasi yang baik.
Dalam ceramahnya, beliau mengutip firman Allah dalam Q.S. An-Nisa ayat 9 yang mengingatkan umat Islam agar senantiasa memperhatikan generasi penerus dan menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa membangun generasi yang kuat tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui lingkungan yang penuh dengan kebersamaan, kepedulian, dan hubungan sosial yang harmonis.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa lembaga pendidikan seperti pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para santriwati. Dengan lingkungan yang menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah, para santriwati diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Melalui kegiatan Syawalan ini, diharapkan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan dapat terus mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta bersama-sama membangun pesantren yang semakin maju dan memberi manfaat luas bagi umat, bangsa, dan agama.
