
Makassar – Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai Tasyakuran Milad ke-40 Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan yang diselenggarakan pada Ahad, 13 Muharram 1448 H/28 Juni 2026 M. Mengusung semangat empat dekade pengabdian dalam mencetak generasi muslimah yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan, kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pesantren sekaligus penguatan komitmen untuk terus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan Islam.
Acara tasyakuran dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Izzul Muslimin, S.IP., yang hadir sebagai keynote speaker. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga meresmikan Guest House Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukmini, yang diharapkan menjadi fasilitas penunjang bagi tamu, alumni, dan berbagai kegiatan akademik maupun dakwah pesantren.
Dalam rangkaian acara, turut dibacakan amanat Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Mahmudah, M.Hum., yang menegaskan pentingnya menjaga semangat tajdid, memperkuat kualitas pendidikan, serta terus melahirkan kader-kader perempuan yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan. Sementara itu, sambutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan selaku perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin selama empat puluh tahun dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan Islam yang berkualitas.
Turut hadir memberikan dukungan dan penghormatan pada momentum bersejarah ini, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU., Rektor Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Hj. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Makassar, Akhmad Namsum, S.Ag., M.M., Ketua FKPP Kota Makassar, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Makassar, mitra perbankan syariah yang terdiri atas BSI, Bukopin, Muamalat, dan Mega Syariah, Badan Pembina, pimpinan pesantren, dewan guru, karyawan, perwakilan orang tua santriwati, perwakilan alumni angkatan 1–34, serta seluruh santriwati Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Direktur Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-40 tidak hanya diwujudkan melalui acara tasyakuran, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian pesantren kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Pendidikan, Aksara Competition, Pasar Murah dan Bazaar, Jalan Sehat, serta Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Seluruh kegiatan ini menjadi refleksi semangat pesantren dalam mengintegrasikan pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Salah satu momen yang paling berkesan dalam acara tasyakuran adalah penganugerahan penghargaan kepada pimpinan, guru, dan karyawan Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama membangun dan membesarkan pesantren. Sebagai bentuk penghormatan, pesantren memberikan hadiah ibadah umrah kepada empat orang yang dinilai telah menunjukkan loyalitas, kinerja, dan kontribusi luar biasa dalam memajukan lembaga. Penghargaan tersebut disambut haru dan penuh rasa syukur oleh seluruh hadirin.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan empat puluh tahun pesantren yang terus berkembang hingga menjadi salah satu lembaga pendidikan puteri yang dipercaya masyarakat. Beliau menyampaikan doa dan harapan agar Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta mampu melahirkan generasi muslimah yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak—baik Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, pemerintah, alumni, mitra, orang tua santriwati, guru, karyawan, maupun seluruh keluarga besar pesantren—yang telah memberikan dukungan dan kontribusi nyata dalam perjalanan panjang pengembangan Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin selama empat dekade.
Tasyakuran Milad ke-40 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan visi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang terus terjaga, Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan optimis melanjutkan kiprah sebagai pusat kaderisasi perempuan muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.
