Makassar, 22 Muharram 1448 H / 7 Juli 2026 M – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan pengasuhan santriwati, Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin menggelar kegiatan “Penguatan Kapasitas Wali Kelas dan Pimpinan Madrasah”. Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen nyata madrasah dalam menyongsong tantangan pendidikan modern berbasis nilai-nilai kepesantrenan.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan MA, kepala madrasah, wakil kepala madrasah kesiswaan dan kurikulum, para wali kelas, serta TU dan operator ini berfokus pada penyelarasan visi, peningkatan kompetensi manajerial kelas, dan penguatan sinergitas dalam mengawal tumbuh kembang santriwati.

Materi I: Keikhlasan Pimpinan dan Akar Sinergi Organisasi
Sesi pertama dibuka oleh pemateri Ibu Dra. Masriwaty Malik, M.Th.I (Direktur Pesantren Puteri Ummul Mukminin) dengan materi mendalam bertajuk “Penguatan kepada Pimpinan: Sinergi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Ikhlas Mengabdi demi Kejayaan Umat Berkemajuan”.
Dalam sesi ini, ditekankan bahwa fondasi utama dari tata kelola Pesantren Ummul Mukminin terletak pada keikhlasan niat para pimpinannya. Sebagai amal usaha di bawah naungan persyarikatan, kepemimpinan di madrasah harus bergerak selaras dengan garis perjuangan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Keikhlasan dalam mengabdi bukan sekadar konsep abstrak, melainkan motor penggerak untuk melahirkan kebijakan-kebijakan yang maslahat bagi kejayaan umat yang berkemajuan.

Materi II: Peningkatan Mutu dan Sinergitas Gerakan Kader
Memasuki sesi kedua yang dibawakan oleh pemateri ustad Animsar Achmad, SE., MA. (Ketua Penjamin Mutu Pesantren Puteri Ummul Mukminin), fokus diarahkan pada kapasitas ujung tombak madrasah melalui materi “Penguatan Kapasitas Mutu dan Sinergitas Kader Muhammadiyah ‘Aisyiyah: Tingkatkan Mutu Kader, Sinergikan Dakwah ’Aisyiyah Muhammadiyah demi Umat Berkemajuan”.
Materi ini membedah peran krusial wali kelas yang juga berperan sebagai kader inti persyarikatan. Beberapa poin esensial yang digarisbawahi dalam sesi interaktif ini meliputi:
Peningkatan Mutu Kader: Wali kelas dituntut terus meng-upgrade kompetensi diri—baik secara akademik, manajerial kelas, maupun pemahaman keagamaan—agar mampu menjadi teladan (uswah hasanah) bagi para santriwati.
Sinergitas Dakwah: Menyatukan langkah dakwah antara komponen Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di lingkungan pesantren. Kolaborasi yang solid antarlini ini dinilai sebagai kunci utama untuk membentengi santriwati dari dampak negatif digitalisasi sekaligus melejitkan potensi prestasi mereka.
“Wali kelas di Ummul Mukminin adalah ibu sekaligus jembatan ideologis. Melalui penguatan ini, kita menyatukan visi agar dakwah amar ma’ruf nahi munkar di tingkat kelas dapat melahirkan generasi perempuan islami yang tangguh dan berkemajuan,” ungkap Kepala Madrasah Aliyah dalam arahannya.
Bergerak Bersama Menuju Mutu yang Unggul
Melalui integrasi kedua materi penguatan ini, diharapkan lahir semangat pengabdian yang lebih murni dan soliditas yang semakin kokoh. Kombinasi antara keikhlasan pimpinan, peningkatan mutu kapasitas wali kelas, serta sinergi dakwah yang kuat akan menjadi modal utama MA Ponpes Puteri Ummul Mukminin dalam mencetak kader-kader putri bangsa yang berwawasan luas.
Acara kemudian ditutup dengan penguatan oleh Prof. Hj. Siti Aisyah Kara, MA., Ph.D. (Badan Pembina Pesantren Puteri Ummul Mukminink), point penting dari penyampaian beliau yaitu menghadapi tahun ajaran baru, mari rekatkan sinergi dan keikhlasan demi meningkatkan mutu kader serta mencetak santriwati yang berkemajuan. Dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok terpumpun (FGD) untuk merumuskan rencana aksi implementasi program kerja untuk tahun ajaran baru 2026-2027.
